Jakarta, Bimas Islam --- Saat ini media adalah instrumen yang sangat penting dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Karena media memiliki peran yang sangat fundamental dalam menyampaikan berbagai capaian, bimbingan dan layanan yang telah dilaksanakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama kepada umat.
Hal itu dikatakan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin saat menjadi pembicara dalam Dialog Isu-isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media di Sentul, Jawa Barat, Senin (21/9).
“Semoga pertemuan ini produktif dan bermanfaat,” katanya.
Menurutnya saat ini hubungan dengan media harus dijaga. Karena kalau tidak ada hubungan, masyarakat tidak akan mendapatkan informasi benar.
“Bimas Islam mempunyai kewajiban moral untuk berinteraksi secara intensif kepada media, agar masyarakat tau program-program Bimas Islam,” ujarnya.
Selain itu, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag Fuad Nasar mengatakan media merupakan salah satu mitra strategis Kementerian Agama dalam membangun umat.
“Sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia, media memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keumatan yang produktif,” katanya.
Kegiatan Dialog Isu-Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media yang digelar oleh Ditjen Bimas Islam ini diikuti oleh 60 jurnalis media secara daring dan luring. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, 21-22 September 2020.
(bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



