Bogor, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin meminta Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais) membuat buku hasil penanganan paham keagamaan. Dirjen mengatakan buku tersebut nanti berjudul ‘Paham Keagamaan dan Penanganannya di Indonesia’.
“Nanti bukunya bisa digunakan untuk peneliti, akademisi, dan umat Islam secara umum,” katanya saat memimpin Munaqosah dan Bedah Program Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Hotel Aston, Sentul, Bogor, Kamis (07/01).
Dirjen menjelaskan, buku tersebut akan berisi penanganan konflik yang telah diidentifikasi masalah dan cara penanganannya oleh tim Subdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik. Jadi masyarakat akan mengetahui cara menyelesaikan dinamika keagamaan di Indonesia yang majemuk.
“Mulai sekarang orientasinya jangan hanya kegiatan tapi solusi,” pungkasnya.
Selain itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Mohammad Agus Salim berjanji akan mengevaluasi penanganan konflik keagamaan ke arah yang lebih baik. Agar dapat menghasilkan sesuai yang diharapkan Dirjen.
“Tim Subdit Penanganan Konflik Keagamaan akan menata penanganan konflik ke arah yang lebih terukur,” kata Agus Salim.
Acara Munaqosah dan Bedah Program Ditjen Bimas Islam juga dihadiri oleh Sesditjen Fuad Nasar, Direktur Urais Agus Salim, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Muharam Marzuki, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, dan Sekretaris BAZNAS Jaja Jaelani.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



