Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur mengatakan, Kementerian Agama mendukung penuh pengembangan Super Apps Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).
Super Apps ZISWAF, menurutnya, mampu mengintegrasikan data yang dapat membantu pengelolaan dana ZISWAF.
“Andil Kemenag dalam membangun Super Apps adalah sebagai penyuplai ide, gagasan, dan regulasi. Nanti ada MoU. Karena banyak pihak, sehingga harus diikat agar masing-masing tahu Tupoksi,” ujar Waryono kepada wartawan bimasislam, Rabu (30/8/2023).
Waryono menyebut, Super Apps ZISWAF diharapkan dapat membantu pemetaan muzaki, wakif, dan aspek ZISWAF lainnya melalui penghimpunan di big data, kemudian dapat ditindaklanjuti.
“Super Apps itu mengumpulkan dan menghimpun big data. Dengan big data, siapa pun yang membutuhkan bisa lebih cepat mengaksesnya. Nanti terlihat siapa saja muzaki dan wakif di berbagai daerah dan dapat dimonitor,” ucapnya.
Ia juga berharap Super Apps ZISWAF dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.
“Harapan saya, kita lebih optimal dalam memanfaatkan Super Apps ini. Setelah ada data, data ini mau diapakan. Kemudian, kita bisa lakukan langkah-langkah strategis,” pungkasnya.
Fn/Mr



