Redelong, Bimas Islam -- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dit Zawa) bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Aceh melakukan survei bantuan kepada mustahik di Kampung Zakat Cekal Baru, Kamis (7/9/2023).
Kepala Kantor Kemenag Bener Meriah Wahdi yakin, program Kampung Zakat akan sukses, dan Kampung Cekal Baru mampu menjadi percontohan Kampung Zakat Nasional.
"Kampung Zakat Cekal Baru adalah kolaborasi Kemenag dan Pemda Bener Meriah, yang hingga saat ini terus bergerak dan berkembang. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah program pertanian yang sudah berhasil," ucap Wahdi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pendanaan modal kepada mustahik di Cekal Baru bisa bergulir dari satu kelompok ke kelompok lainnya, sehingga diharapkan tidak ada lagi mustahik di Kampung Cekal Baru.
"Semoga program yang dicanangkan selama tiga tahun, dengan usaha kita bersama, sebelum dua tahun sudah dapat berhasil," harap Wahdi.
Sementara Perwakilan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Fahmi Saefuddin menambahkan, keberhasilan Kampung Zakat akan meningkatkan alokasi bantuan dana, sehingga semakin banyak mustahik yang bisa menjadi muzaki.
"Diharapkan, Kampung Zakat Cekal Baru dapat bekerja sama dengan Lembaga Amil zakat, sehingga dapat membantu perkembangan ekonomi umat, baik dalam bentuk dana maupun kegiatan sosial," ucap Fahmi.
Dalam survei ini, turut hadir Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Aceh Nasrullah, Kagara Zawa Darwinsyah, Reje Kampung Cekal Baru Imam, dan masyarakat setempat.
Fn/Mr



