Jakarta, Bimas Islam --- Awali tahun 2020, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam mengadakan Ngobrol Santai Ditjen Bimas Islam untuk menyerap aspirasi, ide, dan gagasan para ASN.
Kementerian Agama merupakan kementerian yang terbesar dan yang paling disorot kinerjanya oleh masyarakat. "Oleh sebab itu, Ditjen Bimas Islam harus bisa menjadi garda terdepan dalam memperbaiki kinerja Kementerian Agama," harap Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor.
Dihadapan para ASN Ditjen Bimas Islam, Tarmizi mengajak untuk memasang tekad untuk perbaiki kinerja masing-masing pada Januari ini."Tekad itu harus di awal, bukan di akhir," tegas Tarmizi.
“Tahun 2019 lebih baik dari tahun 2018, dan tahun 2020 lebih baik dari tahun 2019. Kita bisa memperbaiki secara bersama, hasil kerja kita di tahun yang lalu,” lanjut Tarmizi.
Dalam melaksanakan kegiatan, Tarmizi menambahkan, sesuai pesan Menag, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu namanya apa? pelaksananya siapa? dan hasilnya apa?
Setelah Sekretaris Ditjen Bimas Islam menyampaikan sambutan, secara bergantian para Direktur memberikan selayang pandang program kerja Direktorat pada tahun 2020.
Di akhir acara dilaksanakan penyerahan tali kasih untuk ASN Ditjen Bimas Islam yang terdampak bencana banjir, penyerahan fasilitas penunjang kesehatan untuk pensiunan, dan fasiltas penunjang kerja untuk Agen Perubahan Ditjen Bimas Islam.
Kegiatan yang dihadiri seluruh pejabat dan ASN Ditjen Bimas Islam ini, dihelat pada hari Rabu, 15 Januari 2019, dan bertempat di Ruang Sidang lantai 3 Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin No. 6 Jakarta. /nhk-bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



