Bogor, Bimas Islam --- Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama melalui Subdit Kemasjidan menggelar Temu Konsultasi Pengelolaan Masjid di lingkungan Kementerian dan Lembaga yang bertempat di Arch Hotel Bogor, 3-5 Maret 2020. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Takmir Masjid Kementerian dan Lembaga.
Kasubdit Resoshab Deradikalisasi BNPT, Kol. Sigit Karyadi menjadi salah satu narasumber dengan tema Menangkal Isu Radikalisme.
Menurut beliau radikalisme ada beberapa tipologi, diantaranya:
1. Radikal gagasan, yaitu kelompok yang secara gagasan radikal, namun tidak terlibat kekerasan, akui NKRI;
2. Radikal milisi, yaitu kelompok dalam bentuk milisi yang terlibat dalam konflik komunal, akui NKRI;
3. Radikal separatis, yaitu kelompok yang mengusung misi-misi separatis/pemberontakan;
4. Radikal premanisme, yaitu kelompok dalam bentuk kekerasan terhadap kemaksiatan, akui NKRI;
5. Radikal lainnya, yaitu kelompok yang menyuarakan kepentingan kelompok politik, sosial, budaya, ekonomi, dan lainnya;
6. Radikal terorisme, yaitu kelompok yang mengusung dan mengatasnamakan ideologi keagamaan, penghancuran, pembunuhan bersifat massive, rasa takut yang luas dan paksaan ideologinya dengan cara kekerasan.
Lebih lanjut, Kol. Sigit mengatakan akar masalah timbulnya radikalisme adalah dari ketidakadilan, dendam, ketidak puasan, kesenjangan sosial, kemiskinan, ideologi/paham radikalisme.
"Untuk itulah masjid berperan memberikan kontribusi positif dalam penguatan nilai-nilai sosial keagamaan dan menghindari dari paham radikal bagi umat Islam," jelasnya, Rabu (04/03).
Sementara, Kasubbag TU Direktorat Urais Binsyar, Fathur Rozi menambahkan, bahwa peran masjid cukup mampu menjadi lembaga sosial yang berperan menangkal radikalisme.
"Pemberdayaan masyarakat berbasis masjid menjadi sebuah alternatif dalam menangkal isu radikalisme, yaitu melalui penguatan penguatan sosial ekonomi masyarakat muslim,” tutup Fathur Rozi.
(Subdit Kemasjidan/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



