Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama, Waryono menerima kunjungan perwakilan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Indonesia (LAZ BSI) Maslahat di Kantor Kemenag, Jl. MH Thamrin No.6 Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2023).
Perwakilan LAZ BSI Maslahat tersebut yaitu Direktur Marcomm dan Network BSI Maslahat Risyad Iskandar, Marketing Communication Manager Jumadi Kurniawan, dan Unit Representative Office (URO) Ficilia.
“Kita akan membangun konsep bersama untuk penguatan ekonomi umat,” ucap Waryono mengawali audiensi.
Ia menyampaikan, ke depan, program-program Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) akan bersinergi dengan LAZ BSI Maslahat.
“Banyak program yang akan disinergikan. Pertama, terkait program Kampung Zakat. Kedua, pengembangan ekonomi umat melalui KUA. Ketiga, Inkubasi Wakaf Produktif,” papar Waryono.
Selain ketiga program tersebut, Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat, Muhibuddin menambahkan, juga diperlukan penguatan program Literasi Zakat dan Wakaf melalui teller dan CS (Customer Service) bank BSI.
Terkait itu, mewakili LAZ BSI Maslahat, Risyad Iskandar menyambut baik gagasan tersebut.
“Ke depan, teller dan CS bank BSI akan kita rangkul untuk menjadi duta yang menyuarakan pentingnya literasi zakat dan wakaf kepada nasabah,” tandasnya.
Risyad juga menambahkan, LAZ BSI Maslahat telah mampu mengumpulkan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya sebanyak Rp100 miliar pertahun.
Sebagai informasi, LAZ BSI Maslahat terkonsentrasi dalam pemberdayaan ekonomi umat dan merupakan mitra strategis Bank Syariah Indonesia. Hal itu sejalan dengan program kolaborasi yang diusung Kemenag.
Wcp/Mr



