Jakarta, Bimas Islam -- Empat pendakwah meraih penghargaan pada kategori Dai 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) Inspiratif dalam perhelatan Anugerah Syiar Ramadan 2024. Empat Dai tersebut yaitu Helmy Hidayatulloh yang mengabdi di Dompu Nusa Tenggara Barat, Amal Khairat di Kepulauan Mentawai Sulawesi Barat, Saddam Husain di Majene Sulawesi Barat, dan Didiek Srimulya Ahmad di Belitung Kepulauan Bangka Belitung.
Direktur Penerangan Agama Islam, Kemenag, Ahmad Zayadi mengucapkan terima kasih kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang telah memberi ruang apresiasi bagi pendakwah yang telah mengabdi di wilayah 3T selama bulan Ramadan.
"Di Anugerah Syiar Ramadan 2024, atas izin KPI, kita ikut memberi apresiasi kepada Dai yang dikirim selama bulan Ramadan ke wilayah 3T. Ternyata apresiasi dan penerimaan masyarakat sangat luar biasa. Saya berterima kasih kepada KPI telah memberi ruang apresiasi," ujar Zayadi di Konferensi Pers Anugerah Syiar Ramadan 2024 di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Sementara itu, salah satu penerima penghargaan, Didiek Srimulya Ahmad yang bertugas di Provinsi Bangka Belitung mengungkapkan kebahagiannya. Penghargaan yang ia raih, menurutnya, adalah kehendak Tuhan dan hasil dari usaha maksimal dalam menyampaikan syiar agama kepada masyarakat di Kabupaten Belitung.
"Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini. Penghargaan ini merupakan kehendak Tuhan yang memberikan ilmu pengetahuan yang dapat saya syiarkan kepada masyarakat di Kabupaten Belitung," tutur Didiek.
Dai 3T Inspiratif adalah kategori spesial yang pertama kali dipersembahkan dalam perhelatan Anugerah Syiar Ramadan. Penghargaan tersebut merupakan hasil diskusi dan kerja sama antara Kemenag dan KPI.
Fn/Mr



