Gus Bowo menegaskan pentingnya kepribadian dan karakter yang baik bagi remaja. Menurutnya, nilai-nilai moral dan agama harus menjadi dasar perilaku remaja. "Remaja harus memiliki akhlak mulia, berbudi pekerti luhur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya bangsa," ungkapnya.
Pesan kedua menekankan pada pengembangan potensi diri. Gus Bowo mendorong remaja untuk aktif dan kreatif dalam menggali bakat dan minat mereka. "Banyak sekali potensi yang dimiliki oleh remaja Indonesia, baik di bidang seni, olahraga, sains, maupun teknologi. Kembangkan potensi tersebut dengan tekun dan semangat," tegasnya.
Pendidikan menjadi pesan ketiga. Gus Bowo menekankan, pendidikan adalah kunci utama menuju kesuksesan di masa depan. "Pendidikan akan membuka peluang bagi remaja untuk mendapat pekerjaan yang layak dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa," tegasnya.
Gus Bowo mengajak remaja untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat menjadi pemimpin di masa depan. "Masa depan bangsa ini ada di tangan remaja. Oleh karena itu, persiapkan diri dengan baik untuk menjadi pemimpin yang amanah dan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik," tuturnya.
Ia berharap, keempat pesan tersebut dapat menjadi pedoman bagi remaja dalam meraih masa depan gemilang. "Saya berharap keempat pesan tersebut dapat menjadi pedoman bagi remaja Indonesia dalam menjalani hidup dan meraih masa depan yang gemilang," pungkas Gus Bowo.
Msk/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



