Badung, Bimas Islam -- Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Program Bina Keluarga Sakinah di Badung, Provinsi Bali, Selasa-Jumat (17-20/10/2023)
Dalam kesempatan itu, Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto mengatakan, kurangnya jumlah Calon Pengantin (Catin) terbimbing dalam program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) menjadi hal yang harus dievaluasi.
"Jumlah Catin terbimbing masih belum mencapai angka yang diharapkan. Hal itu harus terus dievaluasi," tuturnya.
Ke depan, Suryo mengatakan, sejumlah strategi dapat dilakukan untuk mengembangkan Bimwin, seperti penguatan regulasi dan design Bimwin Mandiri.
Selain itu, Suryo juga mengapresiasi penghulu dan penyuluh yang telah berinovasi dalam memberi layanan kepada masyarakat.
"Kami mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan para penghulu dan penyuluh yang berkontribusi pada peningkatan layanan masyarakat," ungkap Suryo.
Suryo menjelaskan, para penghulu dan penyuluh tersebut telah melakukan bimbingan dan pelayanan berbasis kawasan pada program Bimbingan Perkawinan Pra Nikah. Mereka juga telah bekerja sama dengan Pemerintah Desa, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan.
Msk/Mr



