Jakarta, Bimas Islam– Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama menggelar Festival Ramadan 2024 pada Jumat, (22/3/2024). Sebanyak 1.266 lembaga terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari Kemenag, BAZNAS, 45 Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, 39 LAZ Tingkat Provinsi, dan 86 LAZ Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Acara yang dipusatkan di Aula Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama Jl. Thamrin No. 6 Jakarta ini juga didukung Bank Syariah Indonesia, PT. Nestle, PT. Paragon, dan PT. Unilever.
Pada gelaran ini, Kemenag dan seluruh lembaga yang terlibat menyalurkan 1.500.000 paket bantuan Ramadan secara hybrid, yakni penyerahan secara langsung di lokasi utama acara dan di berbagai lokasi serentak se-Indonesia melalui video conference. Pencatatan paket 1,5 juta bantuan serentak itu juga didaftarkan pada Rekor MURI Indonesia.
Rincian paket bantuan Ramadan tersebut adalah, Kemenag RI (5.500 paket), Kemenag Provinsi (1.000 paket), Kemenag Kab/Kota (500 paket, BAZNAS RI (10.000 paket), BAZNAS Provinsi (1.000 paket), BAZNAS Kab/Kota (1.000 paket), LAZ Nasional (10.000 paket), LAZ Provinsi (1.000 paket), LAZ Kab/Kota (500 paket).
“Kegiatan ini selain menjadi momen merayakan keberkahan bulan suci Ramadan, juga untuk meningkatkan dampak zakat bagi kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia,” papar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (22/3/2024).
Dikatakannya, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dengan lembaga filantropi Islam, serta meningkatkan penguatan kelembagaan dan ekosistem zakat.
Kamaruddin berharap, Festival Ramadan ini menjadi media efektif perkuat koordinasi dan konsolidasi di berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum.
“Festival ini tidak hanya menjadi ajang merayakan spiritualitas, tetapi sebagai kesempatan menjalin sinergi yang kokoh untuk menjawab tantangan dan kebutuhan sosial yang dihadapi oleh komunitas Muslim dan masyarakat umum secara luas,” imbuhnya.
Selain itu, Dirjen juga mendorong partisipasi masyarakat dalam berzakat. Menurutnya, Festival Ramadan menjadi wadah yang ideal untuk mendorong semangat berbagi dengan sesama dalam spirit kebersamaan dan solidaritas.
Dirjen menyebut, festival ini tidak hanya memberi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan amal ibadah dan keberkahan pribadi, melainkan sebagai panggilan untuk membantu mereka yang membutuhkan, misalnya melalui berbagai kegiatan sosial seperti santunan, bazar amal, dan program donasi.
“Dalam suasana yang penuh kasih dan kepedulian, Festival Ramadan 2024 hadir untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan, altruisme, dan empati di tengah-tengah masyarakat, sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan sosial dan spiritual umat,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, Ketua BAZNAS RI, KH Noor Achmad, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur, perwakilan Badan Wakaf Indonesia, BSI, Nestle, Paragon, dan Unilever, serta seluruh pejabat di lingkungan Kemenag. Acara ini juga akan diisi tausyiah Ramadan oleh Habib Nabiel Al Musawa.
An/Mr



