Jakarta, Bimas Islam -- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZ) Yatim Mandiri menggelar Grand Final Lomba Inovasi Pemberdayaan bertema 'Inovasi Pemberdayaan Yatim Mandiri Songsong Indonesia Emas 2045' di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Jakarta, Sabtu (4/11/2023).
Acara tersebut dihadiri 51 Cabang Yatim Mandiri di seluruh Indonesia serta perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Muhibuddin mewakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, mengungkapkan pentingnya peran dana zakat dalam mengurangi kemiskinan.
"Data dari Outlook Zakat Indonesia menunjukkan bahwa zakat sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip-prinsip Islam, terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Proyeksi pengumpulan zakat pada tahun 2023 di Indonesia mencapai antara Rp31,2 hingga Rp33,8 triliun, namun baru mencapai 10% dari potensi tersebut," paparnya.
Dalam konteks ini, LAZ Yatim Mandiri dianggap memiliki peran penting dalam mendukung upaya mencapai tujuan SDGs dan mengurangi kemiskinan.
Direktur Utama LAZ Yatim Mandiri, Andriyas Eko, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan perayaan Hari Inovasi Indonesia 1 November lalu. "Kegiatan Inovasi Pemberdayaan bertujuan untuk mengembangkan program-program pemberdayaan Yatim Mandiri secara berkelanjutan," ujarnya.
Eko mengungkapkan, Yatim Mandiri adalah sebuah lembaga filantropi yang telah berdiri sejak tahun 1994, dengan visi untuk memandirikan anak yatim dan duafa di Indonesia. Mereka berfokus pada pengembangan program terbaik untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dana sosial kedermawanan tersalurkan secara merata kepada para penerima manfaat.
Kegiatan yang digelar oleh LAZ Yatim Mandiri ini menjadi langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, terutama dalam mengentaskan kemiskinan dan memberdayakan masyarakat yang membutuhkan. Dengan potensi zakat yang besar, diharapkan upaya seperti ini akan semakin mempercepat pencapaian tujuan SDGs di Indonesia.
Mw-And/Mr



