“Hari ini kita telah memasuki tahun 2024. Setiap tahun baru, setiap insan Kemenag memiliki makna baru. Kemenag dilahirkan pada awal tahun, yakni 3 Januari 1946. Artinya, setiap memasuki tahun baru, kita harus memiliki spirit ganda yang muncul dari pergantian tahun dan peringatan hari lahir Kemenag,” kata Menag saat memberi amanah pada Apel HAB di Jakarta, Rabu (3/1/2024).
HAB ini, kata Menag, tidak semata sebuah peringatan biasa, tapi seluruh insan Kemenag harus memiliki spirit ganda yang diwujudkan dalam bentuk amal bakti yang paripurna.
“Tugas insan Kemenag tidaklah ringan. Di antara tugas berat kita adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional,” paparnya.
Menurutnya, tugas tersebut harus dilaksanakan dengan memberi layanan yang adil, transparan, dan akuntabel untuk seluruh umat beragama.
“Selain itu, kita juga memiliki tugas untuk membangun karakter bangsa melalui pendidikan agama. Bekal pendidikan agama yang moderat menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan kerukunan umat beragama demi tercapainya tujuan pembangunan,” imbuhnya.
Meski demikian, Menag bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya atas beragam prestasi dan apresiasi di 2023.
“Melalui berbagai program penguatan Moderasi Beragama yang sudah menjadi napas dalam setiap derap langkah insan beragama. Transformasi Digital terlaksana di seluruh satuan kerja Kementerian Agama dan lembaga-pendidikan keagamaan. KUA sudah bertransformasi menjadi semakin baik dalam memberikan layanan. Pesantren-pesantren mulai menapaki fase kemandirian dalam amal usaha dan ekonomi. Cyber University sudah on the track. Kerukunan umat beragama pun semakin meningkat,” papar Menag.
Namun demikian, Menag mengingatkan bahwa keberhasilan itu bukan tanpa kekurangan. Masih banyak yang harus dibenahi untuk perbaikan program mendatang.
"Kita jangan berpuas diri dengan berbagai hasil yang dicapai. Kita harus selalu mengevaluasi diri karena tugas kita belum usai. Momentum pergantian tahun dan peringatan HAB ke-78 Kementerian Agama ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik," tuturnya.
Apel perayaan HAB ke-78 itu digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta. Apel HAB diikuti para pejabat eselon I, II, III, IV, fungsional pertama, muda, dan madya, serta para pegawai ASN Kemenag.
An/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



