Jakarta, Bimas Islam -- Kasubdit Penyuluh Agama Islam (PAI), Kementerian Agama, Amirullah menuturkan, PAI harus punya strategi khusus membina masyarakat dalam menghadapi situasi politik.
"Perlu strategi untuk mencapai tujuan yang maksimal. Khusus dalam menghadapi pesta demokrasi, PAI dapat menjalin kerja sama dengan pihak terkait seperti Bawaslu, KPU, atau Kesbangpol," ujarnya saat dihubungi wartawan Bimas Isam, Kamis (14/9/23)
Jalinan kerja sama itu dilakukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat untuk menciptakan Pemilu yang Luberjurdil (Langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil) dengan menjaga kedamaian bersama.
Selain itu, lanjut Amirullah, PAI juga dapat membentuk kelompok kerja khusus dalam dakwah demokrasi, untuk dilanjutkan dengan dialog-dialog bersama sejumlah kelompok.
"Kita juga bisa memproduksi berbagai konten khas penyuluhan agama Islam yang berisi pesan-pesan untuk mewujudkan demokrasi santun dan damai," terangnya.
Menurutnya, konten-konten tersebut dapat dikemas berupa video dan flyer yang disebar melalui media sosial.
Msk/Mr



