Malang, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Yayasan Kebangsaan Kemanusiaan Indonesia (YSKKI) melakukan upaya proteksi paparan radikalisme pada generasi milenial yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Halaqah Kebangsaan Penanganan Paham Radikalisme dan Persatuan Tanpa Konflik.
Direktur Yayasan Kebangsaan Kemanusiaan Indonesia Masruri Mahali mengatakan dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat terutama generasi muda dalam merawat keberagaman dan melestarikan nilai-nilai dasar Pancasila di era kenormalan baru melawan paham radikalisme
"Sebab itu kami terus mendorong partisipasi aktif masyarakat terutama keterlibatan peran serta generasi muda dalam merawat keberagaman dan melestarikan nilai-nilai dasar pancasila di era kenormalan baru dalam melawan paham radikalisme," ungkap Masruri Mahali, Sabtu (12/12/2020).
Menurutnya, Halaqah Kebangsaan ini sebagai upaya preventif mencegah dan menangani radikalisme di kalangan generasi muda, menyusul adanya paham radikalisme yang menjamur, berpotensi mempengaruhi generasi muda melalui saluran berbagai media.
Sehingga, lanjut dia, Halaqah Kebangsaan penanganan paham radikalisme dan persatuan tanpa konflik ini diharapkan mampu menghalau secara dini paparan paham radikalisme terhadap generasi Y.
(rri.co.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



