"Kalau dana zakat yang dikumpulkan itu dibagikan pada masyarakat yang mempersiapkan Ramadan, tentu akan menjadi luar biasa. Lembaga Zakat seperti ini betul-betul hadir walau situasi politik yang tidak berkaitan langsung dengan LAZ," ungkapnya dalam Event Public Expose bertema 'Ramadhan 1445 H, Bahagia Dengan Berbagi' yang digelar Baitul Mal Hidayatullah (BMH) di Jakarta, Selasa (5/3/2024).
Waryono juga menyoroti peran penting LAZ dalam menanggulangi keluhan masyarakat terhadap kenaikan harga pangan menjelang Ramadan. Selain itu, LAZ dinilai telah inklusif dan terbuka terhadap semua golongan dalam proses penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah.
"Hebatnya, LAZ ini ketika melakukan penyaluran zakat, tidak pernah mempertanyakan golongan dan asalnya, yang penting sesuai dengan asnaf yang delapan. Sangat inklusif dan terbuka," jelasnya.
Waryono menegaskan, dana zakat tidak akan diminta kembali setelah disalurkan kepada penerima manfaat yang tepat. Dia berharap, pengumpulan dana LAZ BMH terus meningkat agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dana Zakat, Rizaludin Kurniawan, mengapresiasi peran LAZ dalam membantu BAZNAS dalam pengumpulan dan pendistribusian dana zakat kepada masyarakat.
"BAZNAS sangat ditopang LAZ termasuk BMH. Tidak ada arti BAZNAS bila LAZ yang didirikan masyarakat tidak berkembang dengan baik," ungkapnya.
Direktur Utama BMH, Supendi, menjelaskan, Event Public Expose merupakan kegiatan tahunan BMH yang menjadi media pertanggungjawaban dana umat yang diamanahkan padanya. Dia berharap, informasi positif ini dapat tersebar luas sehingga masyarakat semakin mengetahui kiprah BMH dan ingin berpartisipasi dalam kebaikan bersama BMH.
Dalam tahun 2024, program-program BMH akan diperkuat sehingga kehadirannya semakin dirasakan masyarakat. Kegiatan Public Expose BMH dilakukan secara luring dan daring di 35 provinsi di Indonesia. LAZ BMH berkantor di Jakarta Timur dan bergerak di bidang pengumpulan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, hibah, dan sosial keagamaan lainnya, dengan pendistribusian pada program pendidikan, dakwah, sosial, kemanusiaan, dan ekonomi nasional.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



