Padang, Bimas Islam --- Hingga hari ke tiga babak penyisihan Cabang Qiraat Sab’ah Mujawwad sebanyak 41 peserta telah tampil. Cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-28 ini diperlombakan di Masjid Raya Sumatera Barat.
Ketua Dewan Hakim cabang qiraat, Ahmad Muhajir mengungkapkan perbedaan antara qiraat dengan tilawah. Dijelaskan Muhajir, perbedaan terletak pada cara bacanya. Jika tilawah bacaannya seperti biasa, sedangkan qiraat memiliki banyak jenis bacaan atau gaya.
“Kalau qiraat bacaannya berbeda karena ada tujuh macam imam dengan gaya bacaan berbeda-beda,” ungkap Muhajir saat ditemui usai perlombaan di Masjid Raya Sumatera Barat, Selasa (17/11).
Selain gaya baca yang berbeda, lanjutnya penilaian qiraat dan tilawah juga berbeda. Perbedaan keduanya berada di poin Kaidah usruliyah.
Ditemui ditempat yang sama, salah seorang panitera cabang Qiraat Sab’ah Mujawwad, Munjaedi mengatakan untuk hari ketiga golongan Qiraat Sab’ah Mujawwad menampilkan 14 peserta. Peserta yang loloh pada babak penyisihan masuk final yang dimulai pada hari ke lima. “Penyisihan 4 hari, lalu final,” pungkas Munjaedi.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



