Banyuwangi, Bimas Islam -- Sejumlah kepala KUA di Kabupaten Banyuwangi menerbitkan buku berjudul The Wedding of Blambangan. Karya itu diperkenalkan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Kenotariatan yang digelar Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Jawa Timur di Banyuwangi, Rabu (25/10/2023).
Diharapkan, buku tersebut dapat menjadi rujukan bagi para penghulu dan kepala KUA se-Indonesia dalam mengatasi sejumlah persoalan di masyarakat, termasuk pencegahan kawin anak, serta penurunan angka stunting dan perceraian.
“Buku ini sangat layak dijadikan pedoman bagi penghulu dan kepala KUA se-Indonesia dalam mengatasi sejumlah persoalan di masyarakat,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, Moh. Amak Burhanudin.
Amak mengatakan, buku tersebut merupakan kumpulan opini dari sejumlah kepala KUA di Kabupaten Banyuwangi.
“Opini yang telah termuat di Harian Radar Banyuwangi dikumpulkan dan diterbitkan menjadi satu karya berjudul The Wedding of Blambangan,” ungkapnya.
Amak mengatakan, pihaknya juga memberi perhatian serius terkait penguatan literasi di Kabupaten Banyuwangi. Ia berharap, kepala KUA dan penghulu dapat terus berkarya dan hadir memberi solusi terkait sejumlah persoalan yang dialami masyarakat.
Diketahui, kegiatan Bimtek Kenotariatan yang diikuti sejumlah Kepala KUA dari Kabupaten Banyuwangi, Jember, Situbondo, Lumajang, dan Bondowoso itu digelar untuk memperkuat payung hukum bagi Kepala KUA dan penghulu.
Wcp/Mr



