Jakarta, Bimas Islam --- Setelah dibuka secara resmi oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi semalam, perhelatan Musabaqah Hafalan Qur'an dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud (Rahimahullah) Tingkat Nasional ke-12 memasuki tahap perlombaan. Sejumlah peserta tampak tekun menghafal sebelum tiba giliran mereka.
Khazairi, peserta asal Madura, merasa senang bisa menjadi peserta pada ajang ini. Ia menjadi peserta pada kategori hafalan hadits. "Alhamdulillah dengan lomba ini jadi punya pengalaman," katanya saat ditemui Bimasislam di sela acara, Selasa (4/2).
Peserta berusia 25 tahun itu mengaku tak muluk-muluk. Targetnya cukup bisa tampil baik dan lancar. "Yang penting sudah tampil baik, lancar, dan yang terpenting adalah apa yang dihafal bisa diamalkan," katanya.
Ia mengaku tujuannya ikut musabaqah ini untuk menjalin ukhuwah. Adapun urusan juara, katanya, adalah urusan Allah. "Itu 'min fadhli Rabbi' (keutamaan dari Tuhan-red)" katanya.
Perhelatan MHQH ke-12 akan berlangsung hingga 6 Februari 2020. Para pemenang ajang ini akan mewakili Indonesia pada perlombaan serupa di tingkat ASEAN dan Pasifik, Maret mendatang.
Terdapat lima kategori untuk lomba ini, yaitu kategori 10 juz, 15 juz, 20 juz, 30 juz, dan hafalan hadits pada kitab Umdatul Ahkam.
(Ska/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



