Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama menggelar Doa dan Dzikir Nasional untuk Keselamatan Bangsa, yang merupakan hasil kerja sama lintas Kementerian/Lembaga, mulai dari BNPB sebagai leading sector penangangan Covid-19, Setwapres, Kementerian Agama, Kemenkominfo, MUI, TVRI, dan lembaga-lembaga terkait lainnya.
Acara doa dan dzikir dipimpin langsung oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan Menag Fachrul Razi, dimulai sekitar pukul 19.30 WIB yang secara live di gelar di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.
Bertempat di Gedung TVRI, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan bahwa dzikir, sesungguhnya menciptakan ketenangan batin.
"Mudah-mudahan umat Islam yang melaksanakan dzikir, hatinya bisa tenang, dan dengan ketenangan jiwa itu justru juga bisa menciptakan imunitas," harap Dirjen, Kamis (16/04).
"Jadi saya kira di sini ada ada relevansinya sangat signifikan bagi umat Islam kita, tenang jiwanya, hatinya bisa tenang, kemudahan ketika mendapatkan sebuah musibah, dan juga imunitasnya bisa bertambah," imbuh Dirjen.
Dirjen menambahkan, dzikir merupakan sarana atau instrumen komunikasi antara hamba dengan Tuhannya.
"Mudah-mudahan ini bisa menjadi instrumen efektif untuk menyampaikan doa-doa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ujar Dirjen.
Gelaran ini juga disiarkan langsung oleh TVRI, serta live streaming dari medsos Kemenag, BNPB, dan MUI.
Kementerian Agama selaku panitia juga mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut berzikir dan berdoa untuk kebaikan bangsa dengan mengusung tema 'Bersimpuh Memohon Bebas dari Covid-19'.
(nhk/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



