Jakarta, Bimas Islam -- Wakil Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Emmy Hamidiyah memaparkan empat tujuan Gerakan Indonesia Berwakaf. Tujuan itu meliputi peningkatan kesadaran berwakaf, dorongan masyarakat berwakaf, dorongan pengelolaan wakaf yang profesional, dan tercapainya pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat yang memadai.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Ngaji Zawa pada sesi kelima dengan tema Sosialisasi Gerakan Indonesia Berwakaf "Berkah Wakaf untuk Indonesia Maju" secara daring, Rabu (17/7/2024).
"Pertama, kita ingin meningkatkan kesadaran berwakaf masyarakat. Lebih jauh kita juga ingin masyarakat memiliki pemahaman betapa pentingnya wakaf dan manfaatnya bagi pembangunan sosial dan ekonomi," paparnya.
Tujuan kedua, Emmy menjelaskan, setelah kesadaran masyarakat meningkat, diharapkan terjadi pula peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam berwakaf, baik secara tunai maupun non-tunai.
"Ketiga, terjadi pengelolaan wakaf yang transparan dan profesional. Ini berkaitan dengan nazir dan pengelola wakaf, agar dapat mengelola aset wakaf menjadi transparan, akuntabel, dan profesional untuk meningkatan kepercayaan masyarakat," imbuhnya.
Tujuan Gerakan Indonesia Wakaf yang keempat, lanjutnya, adalah mendorong pembangunan sosial dan ekonomi yang bisa dimaksimalkan dan dimanfaatkan dari dana wakaf seperti pembangunan fasilitas umum, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Emmy juga menjelaskan, Gerakan Indonesia Berwakaf merupakan kelanjutan dari Gerakan Nasional Wakaf Uang yang diluncurkan Presiden Jokowi pada 25 Januari 2021.
Gerakan itu, tegas Emmy, merupakan upaya menggelorakan kembali gerakan berwakaf (termasuk wakaf uang) secara nasional. Emmy juga mengutip penjelasan Presiden saat peresmian Gerakan Nasional Wakaf Uang, 25 Januari 2021 yang mengatakan bahwa berwakaf bukan hanya untuk tujuan ibadah, tapi juga peningkatan kualitas kehidupan sosial ekonomi makro.
"Kita perlu perluas lagi cakupan pemanfaatan wakaf. Tidak lagi terbatas untuk tujuan ibadah, tetapi dikembangkan untuk tujuan sosial ekonomi yang memberi dampak signifikan bagi pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial dalam masyarakat," terangnya.
Terakhir, Emmy menjelaskan, Kementerian Agama kembali meluncurkan Gerakan Wakaf Uang bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam acara Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah di Auditorium Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2024). Peluncuran tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menggerakkan kembali kesadaran berwakaf, terutama bagi ASN Kementerian Agama.
Ba/Mr



