Jambi, Bimas Islam – Wakil Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) DKI Jakarta, Kiai Abdul Aziz Hasbi membeberkan kunci sukses langganan juara umum berturut-turut di ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat nasional.
“Memang ada sejumlah tahapan yang kami lakukan dalam mempersiapkan peserta yang berkualitas dan berprestasi di ajang nasional hingga internasional,” paparnya kepada bimasislam, Kamis (3/11/23).
Menurut Kiai Aziz, terdapat empat proses seleksi dan pelatihan yang dilakukannya sebelum ajang STQH Nasional maupun MTQ Nasional.
Pertama, Kiai Aziz menyebut bahwa seleksi peserta dilakukan secara berjenjang melalui STQH di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.
“Juara 1, 2, dan 3 di tingkat provinsi akan kami minta kesediaannya untuk mengikuti seleksi dan pelatihan. Jika bersedia maka harus menandatangi kesepakatan mengikuti pelatihan atau pembinaan,” paparnya.
Kedua, Training Center (TC) Mobile atau pembinaan berkesinambungan, pelatihan ini menurut Kiai Aziz biasanya terdiri dari 16 sesi, melibatkan 18 pelatih, dan semua peserta juara 1, 2, dan 3 dari seluruh cabang dan golongan lomba.
“Setelah TC Mobile ini, kami lanjutkan dengan evaluasi peserta melalui Try Out sebanyak dua kali,” jelasnya.
Tahap ketiga, lanjutnya, yaitu pemusatan latihan atau TC Full Duta yang terbagi menjadi dua tahap. “Pada tahap ini peserta dikarantina dan dimonitor setiap hari selama 30 hari dengan melibatkan 38 orang pelatih juara-juara internasional,” imbuh Kiai Aziz.
“Kemudian keempat yaitu Try Out dan simulasi STQH untuk menyiapkan mental para Duta Provinsi DKI Jakarta. Hal itu dilakukan juga untuk event MTQ nasional, bahkan lebih ketat lagi,” paparnya.
Selain pembinaan tersebut, perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga patut diacungi jempol, sebab menurut Kiai Aziz, hadiah dan bonus bagi peserta yang berhasil meraih juara di tingkat nasional tidak tanggung-tanggung.
“Hadiahnya puluhan juta rupiah hingga paket umrah dan haji, sebagai bentuk penghargaan bagi penjaga Al-Qur’an dan Hadis, serta pemacu semangat meraih prestasi lebih baik,” ungkapnya.
Sejumlah catatan perjalanan Kafilah DKI Jakarta meraih prestasi juara umum sebagai berikut:
1. Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXII di Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 2013.
2. Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXIII di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta 2015.
3. Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXIV di Tarakan, Kalimantan Utara 2017.
4. Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXV ke-25 di Pontianak 2019.
5. Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI Kota Sofifi, Maluku Utara (Malut) 2021.
An/Mr



