Jakarta, Bimas Islam -- Di era pembangunan berkelanjutan, zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) menjadi instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Bagaimana Ziswaf dapat mempercepat pencapaian pembangunan berkelanjutan? Direktur Utama Lembaga Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU), Ibnu Tsani menyampaikan, dana yang terkumpul dari Ziswaf dapat digunakan untuk proyek-proyek yang berfokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.
Dikatakannya, Ziswaf telah digunakan untuk membangun sekolah, rumah sakit, dan berbagai fasilitas umum lainnya yang berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. "Ziswaf memiliki potensi luar biasa untuk mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi," ujar Ibnu dalam Ekspose Zakat Wakaf (Zawa) di Kanal Youtube Literasi Zakat Wakaf, Kamis (4/7/2024).
Ibnu mengatakan, Ziswaf tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan keagamaan, tetapi juga ekonomi. Dana Ziswaf yang dialokasikan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) dapat membantu meningkatkan perekonomian lokal. Program pemberdayaan ekonomi berbasis Ziswaf juga telah membantu banyak keluarga keluar dari kemiskinan dan mengembangkan mustahik menjadi muzaki.
Kolaborasi berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga Ziswaf, dan masyarakat sipil, menurut Ibnu, sangat penting untuk mengoptimalkan dampak Ziswaf. Pemerintah dapat memainkan peran penting dalam memberi regulasi yang mendukung serta insentif bagi lembaga Ziswaf, dan mengimbau partisipasi aktif masyarakat sipil dalam pengawasan dan penyaluran dana.
"Ziswaf bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Potensi yang dimiliki Ziswaf harus dimaksimalkan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga Ziswaf," ucap Ibnu.
Tidak hanya di Indonesia, konsep Ziswaf juga diapresiasi di tingkat global. Banyak negara mulai melihat Ziswaf sebagai model yang bisa diadaptasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, salah satunya adalah Organisasi internasional seperti PBB.
Ibnu mengungkapkan, LAZISMU telah menunjukkan bagaimana Ziswaf dapat dioptimalkan untuk pembangunan berkelanjutan. Melalui program-program seperti pembangunan sekolah dan klinik kesehatan, LAZISMU telah berhasil meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.
"Melalui Ziswaf, kami mampu memberi kontribusi nyata dalam mencapai berbagai target SDGs, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan," pungkas Ibnu.
Fn/Mr



