Bogor, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin memberikan saran untuk program Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais) di Tahun 2021. Ada beberapa program yang dievaluasi agar Direktorat Urais khususnya, dan Ditjen Bimas Islam secara umum menjadi lebih baik dalam menjalankan seluruh program.
“Program yang perlu disempurnakan Pembinaan SDM Kemasjidan. Ini program penting untuk takmir di Indonesia,” katanya saat memimpin Munaqosah dan Bedah Program Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Hotel Aston, Sentul, Bogor, Kamis (07/01).
Dirjen menjelaskan, alasan program tersebut disempurnakan karena kehidupan dan kerukunan umat beragama di Indonesia sangat dinamis. Menurutnya harus ada pembinaan dengan strategi khusus untuk menjangkau seluruh takmir secara luas di Nusantara.
“Nanti Urais tinggal membuat kurikulum dan dipublikasikan secara daring. Untuk Para DKM yang lokasinya pelosok, tinggal mengunduh materi, dan pelatihan dilakukan secara virtual,” ujarnya.
Selain itu, Dirjen juga meminta Urais membuat pemetaan pemikiran keagamaan di Indonesia. Pasalnya beraneka ragamnya pemikiran keagamaan, sangat berpengaruh terhadap kehidupan beragama di Indonesia.
“Urais harus membuat tim khusus untuk memetakan beragam pemikiran keagamaan di Indonesia dan penganutnya dimana aja,” pungkasnya.
Acara Munaqosah dan Bedah Program Ditjen Bimas Islam juga dihadiri oleh Sesditjen Fuad Nasar, Direktur Urais Agus Salim, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Muharam Marzuki, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, dan Sekretaris BAZNAS Jaja Jaelani.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



