Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam memiliki banyak informasi yang bisa diangkat menjadi berita menarik bagi masyarakat. Dengan mengemas informasi secara menarik akan membuat kanal media massa mainstream untuk menginformasikan berita Bimas Islam.
Hal itu diutarakan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin saat menjadi narasumber Pelatihan Jurnalistik, di Hotel Olympic Renotel Sentul, Rabu (12/08).
Dirjen mencontohkan, banyak informasi yang bisa ekspos dengan menarik, mulai dari ketahanan keluarga, kinerja penghulu, kinerja penyuluh, bimbingan pra nikah, peran KUA, hingga potensi zakat dan wakaf umat Islam di Indonesia.
Dengan berita yang berkualitas dan dikemas secara menarik, dapat menjadikan Bimas Islam sebagai referensi masyarakat dalam mencari informasi.
Terakhir, Dirjen meminta jajarannya untuk lebih sensitif terhadap isu-isu Kebimasislaman yang pantas dan menarik untuk dikonsumsi masyarakat.
Selain Dirjen Bimas Islam, dijadwalkan hadir sebagai narasumber antara lain Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Muhammadiyah Amin, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, Kabag Kerjasama Luar Negeri Biro Hukum dan KLN Thobib Al Ashyar, wartawan senior, dan praktisi fotografi.
Digelar selama tiga hari, 12 - 14 Agustus 2020, kegiatan ini diikuti perwakilan pegawai Direktorat di lingkungan Ditjen Bimas Islam, MUI Pusat, Biro HDI, Itjen Kemenag, Ditjen PHU, Badan Litbang dan Diklat, BPJPH, BAZNAS, BWI, dan UPQ.
(nhk/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



