Pidie, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pidie, Aceh, menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-b Kota Bakti, Pidie. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memberi penguatan kepribadian, kerohanian, dan aspek mental keagamaan kepada warga binaan Lapas, Senin (6/11/2023).
Isafuddin, Kasi Bimas Islam Kemenag Pidie, menjelaskan, "Kami turut dan terus memfasilitasi kawan-kawan Penyuluh Agama Islam (PAI) untuk menjalankan Tusi-nya pada masyarakat di manapun, termasuk di Lapas ini."
Lebih lanjut Isafuddin mengungkapkan, rencananya, selain memberi pembinaan bagi warga Lapas, pihaknya juga akan berkerja sama dengan rumah sakit dan sekolah setempat. Kerja sama dengan rumah sakit bertujuan memberikan pembinaan mental agama kepada pasien, sementara kerja sama dengan Dinas Pendidikan akan menghadirkan Program Penyuluh Saweu Sikula.
Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Pidie, Mukhlisuddin menegaskan, pihaknya telah aktif dalam melakukan pembinaan di beberapa Lapas di Pidie, termasuk Lapas Benteng Sigli dan Lapas Perempuan Sigli. "Ke depan, tim penyuluh juga akan turun ke Lapas Kota Bakti untuk memberi pembinaan rohani kepada warga binaan di sana," terangnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kota Bakti Kabupaten Pidie, Arip Herdian, yang baru saja menjabat, mengapresiasi kerja sama ini dan meyakini bahwa hal ini akan memperkuat program pembinaan yang sebelumnya sudah ada di Lapas. "Kerja sama ini tentu akan berdampak bagi warga Lapas. Dengan program ini, kita perkuat program yang sudah ada," ungkapnya.
Kerja sama yang terjalin antara Kemenag Pidie dan Lapas Kelas II-b Bakti diharapkan akan memberi manfaat nyata dalam penguatan kepribadian dan aspek keagamaan bagi warga binaan Lapas serta menjadi contoh inovasi dalam penyuluhan agama.
Ba/Mr



