Kepala Kankemenag Pidie, Abdullah mengamanatkan pentingnya peran penyuluh agama dalam memberi penyuluhan kepada masyarakat terkait nilai agama dan sosial. Kepada para anggota IPARI yang baru dilantik, ia menekankan untuk mengingat fungsi kepenyuluhan seperti keteladanan, edukatif, konsultatif, solutif, dan advokatif.
“Potensi para Penyuluh Agama Islam di Pidie dengan keilmuwan dan keahlian yang dimiliki sangatlah besar. Kita harus selalu mengingat fungsi kepenyuluhan seperti keteladanan, edukatif, konsultatif, solutif, dan advokatif bagi masyarakat,” ujar Abdullah.
Kepala Seksi Bimas Islam, Tgk. Isafuddin menyampaikan, penyuluh agama berperan sebagai wasilah dari Kemenag kepada masyarakat. Isafuddin juga mengatakan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dan IPARI menjadi kekuatan positif di Bimas Islam dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.
“Peran penyuluh merupakan wasilah dari Kemenag untuk mentransfer ilmu dan hal positif kepada masyarakat. APRI sebagai organisasi Penghulu dan IPARI adalah kekuatan positif di Bimas Islam,” ucap Isafuddin.
Hadir dalam pengukuhan tersebut, Ketua II pengurus Wilayah IPARI Provinsi Aceh, perwakilan anggota APRI, dan penyuluh agama di lingkungan Kankemenag Pidie.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



