Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Aceh, Mukhlis dalam sambutannya menyampaikan, masjid memiliki potensi besar untuk mengembalikan peradaban Islam. Masjid dinilai bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Ia juga menekankan bahwa fungsi masjid perlu diperluas, termasuk dalam penyediaan layanan kepustakaan yang berkualitas. "Pada masa Rasulullah, masjid merupakan pusat peradaban dengan berbagai kegiatan ibadah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan perencanaan perang. Tidak hanya digunakan untuk salat saja," ungkap Mukhlis (19/11).
Mukhlis menjelaskan, perpustakaan masjid juga memiliki potensi untuk menyediakan literatur keislaman, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Menurutnya, versi digital akan mempermudah masyarakat dalam mengakses literatur keislaman.
"Di masa kini, masjid seyogianya bisa menjalankan fungsi pengembangan sumber daya manusia dengan menyediakan literatur keislaman yang mudah diakses jemaah, baik berupa buku fisik maupun buku digital," tambah Mukhlis.
Ia juga mendorong operator Perpustakaan Masjid untuk menyediakan pelayanan yang ramah dan bersahabat bagi pengunjung. "Kelola perpustakaan dengan profesional, sehingga jemaah merasa nyaman membaca buku-buku keislaman di masjid," pinta Mukhlis.
Dalam Bimtek ini, operator Perpustakaan Masjid diberi materi tentang penggunaan aplikasi Sistem Informasi Masjid (Simas) dan aplikasi Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski).
Bimtek ini turut dihadiri Kakankemenag Kota Sabang, Samsul Bahri dan Kasubbag TU Kanwil Kemenag Aceh, Murdani.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



