Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin mengatakan, Dialog Ormas Keagamaan Islam merupakan salah satu bagian dalam menjaga dan memelihara kondusifitas masyarakat Kalsel. “Saya minta dukungan dari organisasi besar NU dan Muhammadiyah, khususnya di Kalsel, untuk terus menjaga sikap ukhuwah kita,” ujar Tambrin.
Tambrin melanjutkan, pihaknya siap merangkul Ormas keagamaan melalui program moderasi beragama. Menurutnya, nilai-nilai moderasi beragama dapat ditebar melalui kerja sama dengan Ormas Islam.
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Kalsel, Ahmad Bugdadi mengungkapkan, dialog tersebut bertujuan untuk membina dan meningkatkan peran Ormas Islam dalam penyiaran moderasi beragama.
“Kegiatan ini memberi kesempatan bagi Ormas Islam dalam mengembangkan program-program yang berlandaskan Islam rahmatan lil’alamin, mencerminkan pemahaman dan sikap keagamaan yang moderat,” ucap Ahmad.
Peserta kegiatan dibekali arah kebijakan Kemenag dalam pembinaan Ormas Islam, merajut _ukhuwah_ dan menjaga tradisi untuk menjaga keragaman, penguatan identitas kebangsaan melalui Ormas Islam, dan lainnya. Pembekalan tersebut menghadirkan narasumber dari Polda Kalsel, PW NU, PW Muhammadiyah, dan praktisi di bidangnya.
Kegiatan ini menyasar pengurus atau anggota Ormas keagamaan di Kalsel, di antaranya adalah Pengurus Wilayah (PW) NU, Muhammadiyah, Anshor, dan pengurus Tingkat Kabupaten/ Kota se-Kalsel.
Fn/Mr



