Hal itu disampaikan Kasubdit Kepustakaan Islam, Nur Rahmawati dalam FGD Bidang Kepustakaan Islam di Jakarta, Selasa (20/2/2024).
“Kita harus lebih apresiasi tim penelaah buku. Tim penelaah juga sangat berhati-hati dalam menelaah buku dan sangat maksimal dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Lebih lanjut Nur Rahmawati menjelaskan, tim penelaah memiliki peran penting dalam menjaga kualitas publikasi buku keagamaan Islam. Tim ini bertugas untuk menelaah dan memastikan bahwa buku-buku yang diterbitkan sesuai dengan nilai-nilai Islam dan tidak menyimpang.
“Tugas tim penelaah ini sangat penting, karena mereka membantu menjaga kualitas publikasi buku keagamaan Islam. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita memberi apresiasi yang sepadan kepada mereka," kata Nur Rahmawati.
FGD tersebut dihadiri perwakilan Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Inspektorat Jenderal Kemenag RI, BRIN, Tim Standar Mutu Keagamaan Islam, dan LTMNU.
Msk/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



