Sambas, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur mendorong Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk mengembangkan metode dakwah melalui pendekatan ekonomi.
Hal itu disampaikannya dalam acara Pelatihan Kewirausahaan dan Pemberdayaan Ekonomi yang digelar Kementerian Agama bersama LAZ Dewan Dakwah di Ruang Pertemuan Kantor Bupati Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (27/10/2023).
Waryono juga mengungkapkan keyakinannya bahwa dakwah ekonomi berpotensi menjangkau masyarakat yang lebih luas.
"Dakwah harus didukung dengan perbuatan ekonomi sehingga cakupannya makin luas. Inilah urgensi pelatihan kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh LAZ, seperti LAZNAS Dewan Dakwah ini," ujarnya.
Waryono menjelaskan, tujuan dakwah adalah untuk memperlihatkan keindahan Islam dalam aspek agama, sosial, ekonomi, dan lainnya kepada masyarakat yang beragam, bukan hanya bagi pemeluk Islam, tetapi juga bagi umat lainnya.
"Tujuan dakwah adalah menunjukkan bahwa ajaran Islam itu Indah. Ajaran ekonomi yang indah. Itu menjadi tantangan bagi pendakwah," tambahnya.
Waryono juga mengapresiasi upaya sejumlah LAZ di Indonesia yang telah melaksanakan dakwah ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan. Menurutnya, dakwah ekonomi telah menunjukkan keindahan Islam.
Terpisah, Ketua LAZ Dewan Dakwah Cabang Sambas, Kalimantan Barat, Idris, menyatakan siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi umat. Pihaknya telah menetapkan lima titik KUA di Kalimantan Barat sebagai fokus pemberdayaan ekonomi yang akan didampingi LAZ Dewan Dakwah.
"Kita berkomitmen untuk bersinergi dalam pengembangan program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di lima titik KUA di daerah Kalimantan Barat," ujarnya.
Idris juga mengungkapkan, mereka telah mempersiapkan sebanyak 55 dai dan daiyah yang akan berkolaborasi dalam berbagai jenis usaha untuk Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat Kalimantan Barat.
"Hal ini termasuk rencana budidaya ayam, ikan, wallet, dan pertanian yang siap diberdayakan dalam kolaborasi dengan KUA dan LAZ Dewan Dakwah. Ini menjadi sinergi dengan para dai," jelasnya.
Pada acara tersebut, hadir juga pengurus LAZ Dewan Dakwah Cabang Sambas, pengurus LAZ Baitulmal Munzalan Indonesia, dan perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat.
Ba/Mr



