Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mendorong optimalisasi pengelolaan kelembagaan dan sumber daya manusia Badan Wakaf Indonesia (BWI).
“Saya berharap, BWI lebih powerful secara lembaga, dan memiliki sumber daya manusia yang profesional dengan latar belakang yang beragam,” ujar Kamaruddin dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengelola dan Pengelolaan BWI di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Selain itu, ia juga mendorong BWI untuk menggencarkan diskusi rutin demi meningkatkan produktifitas pengembangan wakaf.
“BWI perlu intensifkan diskusi secara rutin dan berkala, sebagai ikhtiar pengembangan wakaf,” tutur Kamaruddin.
Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur menambahkan, BWI mesti terus meningkatkan kualitasnya. “Kita semua berkepentingan, BWI harus powerful sehingga dilihat oleh masyarakat dan pemerintah,” pesan Waryono.
FGD ini dihadiri perwakilan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), BWI, Lembaga Wakaf PBNU, Wistren, Muhammadiyah, Kementerian Keuangan, Forum Wakaf Produktif, dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia.
Fn/Mr



