Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam, Kemenag, Ahmad Zayadi, mendorong adanya pelestarian terhadap seni arsitektur Islam di Indonesia.
"Apa pun yang menjadi legasi, termasuk di dalamnya (seni) arsitektur peninggalan pendahulu yang kita rasakan hari ini adalah berkah dari pendahulu kita. Hal itu perlu dijaga, didokumentasikan, dan dilestarikan agar generasi mendatang dapat mengenalinya dengan baik," ujarnya dalam kegiatan Review Draft Buku Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Zayadi mengatakan, Kemenag memiliki tugas untuk menyampaikan serta mentransmisikan kebudayaan dan pengetahuan kepada masyarakat. Dikatakannya, arsitektur Islam yang tersebar di Indonesia sangat beragam, seperti bangunan masjid, kubah, gedung, bahkan makam.
Zayadi menjelaskan, sebelumnya, pihaknya telah melakukan pendokumentasian seni budaya Islam dalam bentuk buku. "Sebelumnya, kita juga punya buku Ensiklopedi Seni Budaya Islam. Di dalamnya tergambar dengan baik bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kaya dengan kebudayaan," ungkapnya.
Zayadi menuturkan, kebudayaan adalah wadah atas ekspresi keberagamaan. Maka, proses keberagamaan itu akan selalu berdampingan dengan kebudayaan. Karenanya, keberagamaan dan kebudayaan tidak bisa dijauhkan.
"Agama dan budaya berjalan secara inline berjalan bersamaan dengan tradisi keagamaan kita," ungkap.
Ba/Mr



