"LAZ yang memusatkan upayanya dalam pengentasan kemiskinan di tingkat keluarga patut diapresiasi karena dapat mempercepat upaya pemberdayaan mustahik secara efektif," ungkap Waryono dalam Silaturahim LAZ Membangun Keluarga Utama (MKU) di Sleman, Yogyakarta, pada Selasa (28/11/2023).
Menurutnya, sejumlah LAZ dan Ormas telah mengambil fokus pada keluarga, seperti LAZ Membangun Keluarga Utama (LAZ MKU), PBNU dengan Keluarga Maslahatnya, dan Muhammadiyah dengan Keluarga Sakinahnya.
Waryono menambahkan, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf juga memiliki program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat berbasis keluarga. Program ini melibatkan KUA dalam mengelola 10 usaha keluarga, bekerja sama dengan BAZNAS dan LAZ.
"Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat berbasis keluarga dijalankan dengan melibatkan KUA yang akan mengelola 10 usaha keluarga sesuai skema kerja sama dengan BAZNAS dan LAZ," terangnya.
Waryono menekankan pentingnya identifikasi program-program LAZ yang berfokus pada keluarga untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar LAZ dengan program pemerintah.
"Diperlukan identifikasi LAZ yang memiliki program keluarga agar kolaborasi dan koordinasi antar LAZ dapat optimal, sehingga zakat dapat berperan secara maksimal dalam pemberdayaan keluarga," pungkasnya.
Ketua LAZ MKU, Supriyadi Djorgi, menjelaskan, LAZ MKU berawal dari gerakan Koperasi Syariah atau BMT yang telah aktif sejak tahun 1993. LAZ ini lahir sebagai respons terhadap kebingungan dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh BMT yang belum memiliki badan hukum.
"LAZ MKU lahir dari gerakan koperasi dan merupakan respons terhadap kebingungan dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah di BMT yang belum memiliki badan hukum. Nama 'LAZ Membangun Keluarga Utama' diambil dari kegiatan BMT," terang Supriyadi Djorgi.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



