Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, menyampaikan, kegiatan ini diharapkan memiliki dampak jangka panjang dan berkelanjutan dalam penanaman nilai-nilai moderasi beragama. "Jadi harapan kita, kegiatan ini betul-betul berfungsi instrumental dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di masyarakat. Tidak hanya menjadi wacana," ujarnya.
Kamaruddin juga menekankan pentingnya moderasi beragama yang tidak hanya menjadi topik diskusi di lingkungan Kemenag atau tokoh agama, melainkan harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di bawah bimbingan para penyuluh agama dan tokoh masyarakat.
Menteri Agama periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, memberi pemahaman yang mendalam mengenai moderasi beragama kepada peserta yang terdiri dari penyuluh dan tokoh keagamaan lintas agama, serta pemerintah daerah. Lukman menjelaskan bahwa moderasi beragama bukanlah tentang memoderasi agama itu sendiri, tetapi tentang menjadi beragama dengan cara yang moderat.
"Agama sudah pasti datang dari yang Maha Benar, agama itu ajaran dari yang Maha Sempurna, maka ajarannya pasti benar tidak perlu diragukan lagi, dan tidak perlu dimoderasi. Maka bukan moderasi agama, yang perlu dimoderasi adalah beragama," ungkap Lukman.
Lukman menegaskan bahwa kata "moderat" mengacu pada posisi yang berada di tengah-tengah, di antara dua kutub ekstrem dalam penafsiran ajaran agama. Ia menyoroti pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan cara yang seimbang dan kontekstual.
Kegiatan Penguatan SDM Pokja KMB Lintas Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah turut dihadiri Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, Kasubdit Penyuluh Agama Islam Amirullah, beserta jajaran kantor Kementerian Agama Tangerang Selatan. Ini menjadi momentum untuk mendorong implementasi nilai-nilai moderasi beragama di seluruh Indonesia.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



