Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin mengatakan, tujuan utama seminar ini adalah menciptakan generasi berkualitas tanpa kawin anak. Selain itu, seminar juga dimaksudkan untuk memberi pemahaman tentang faktor-faktor perkawinan anak dan upaya pencegahannya.
Zainal menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Kemenag dalam upaya mencegah kawin anak. "Perkawinan anak memiliki dampak negatif yang merata, baik bagi anak, keluarga, maupun masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan usaha bersama untuk mencegahnya," ujar Zainal.
Zainal mengungkapkan, Kemenag terus mengambil langkah konkret untuk menciptakan generasi berkualitas tanpa kawin anak. Salah satu strategi yang dijalankan adalah melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
"Kolaborasi dan kerja sama antarlembaga dalam mencegah perkawinan anak akan membawa dampak positif dalam menjaga hak-hak anak," tambahnya.
Zainal melanjutkan, Kemenag juga telah menjalankan serangkaian kegiatan pencegahan perkawinan anak, termasuk sosialisasi mengenai bahaya perkawinan anak, dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan akses pendidikan serta ekonomi bagi anak-anak, dengan harapan dapat menunda pernikahan hingga usia matang.
Di forum ini, peserta juga terlibat dalam penandatanganan Komitmen Bersama Cegah Kawin Anak, yang berisi pernyataan untuk mencegah perkawinan anak dan mendukung hak-hak anak.
Acara tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Bupati/Walikota Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jateng, Kepala Kantor Kementerian Agama se-Jateng, Perwakilan Penghulu dan Penyuluh se-Jateng, serta Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten/Kota se-Jateng.
Msk/Mr
*Fotografer: Shandry F. Nanere
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



