Tim supervisi dari Subdirektorat Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf Nur Pratomo Eko Baskoro mengatakan, kualitas penggunaan e-AIW di Kabupaten Kulon Progo telah meningkat. Ia berharap, peningkatan tersebut berpengaruh pada peningkatan pelayanan Pejabat Pembuatan Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) untuk menerbitkan e-AIW.
“Tujuan supervisi agar terlaksana koordinasi dan pembinaan terhadap PPAIW serta berjalannya proses penerbitan Akta Ikrar Wakaf (AIW) sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan PPAIW dalam menerbitkan AIW kepada masyarakat,” ungkap Pratomo.
Kepala Kankemenag Kulon Progo Wahib Jamil berharap, peningkatan ini dapat diikuti dengan pemahaman semua kalangan bahwa harta benda wakaf dilindungi oleh hukum. “Undang-Undang memberi kepastian hukum dan melindungi secara menyeluruh terhadap harta benda wakaf bagi masyarakat,” tutur Jamil.
Hal tersebut senada dengan yang disampaikan penyelenggara Zakat dan Wakaf, Haris Widiyanto. Ia menjelaskan, Kemenag mendorong pelayanan terbaik terhadap penerbitan AIW yang diterbitkan PPAIW. Hal tersebut, lanjutnya, dapat mengurangi pertikaian atau sengketa akibat rendahnya pemahaman masyarakat terkait wakaf.
“Karenanya, perwakafan ini juga harus didukung dengan data yang akurat dan diproses sertifikat tanah wakaf melalui kerja sama Kementerian Agama, BWI, PPAIW, dan BPN,” ucap Haris.
Hadir dalam acara tersebut, Penyelenggara Zakat dan Wakaf beserta pelaksana, PIC e-AIW perwakilan KUA, serta Pranata Humas.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



