Zayadi mengatakan, penguatan infrastruktur sosial keagamaan atau kemasyarakatan sama pentingnya dengan membangun infrastruktur fisik.
"Membangun infrastruktur sosial keagamaan sama pentingnya dengan membangun infrastruktur fisik. Bagaimana mau membangun infrastruktur negara yang baik, kalau masyarakatnya tidak kondusif," ungkap Zayadi di Rakernas IPARI, Jumat (9/3/2024).
Zayadi menjelaskan, membangun infrastruktur sosial keagamaan melalui moderasi beragama bisa ditempuh dengan memberi layanan yang bersifat ekspansif dan implementatif. Artinya, regulasi moderasi beragama dapat di implementasikan hingga ke level keluarga, kemudian tersebar secara luas.
Ia juga mengingatkan penyuluh agama untuk tidak hanya memberikan kepenyuluhan yang bersifat kognitif, tetapi juga memberi layanan kepenyuluhan bersifat psikomotorik.
"Jika hanya sampai tahapan kognitif, maka masyarakat yang menerima manfaatnya hanya tahu tentang moderasi beragama saja. Proses pendidikan adalah dari psikomotorik, karena psikomotorik adalah respons gerak yang lahir karena mendapatkan kesadaran psikis dari sumbernya (penyuluh agama)," ungkap Zayadi.
Selain itu, ia mengatakan, penyuluh agama harus memberi pelayanan premium atau otoritatif. Masyarakat harus mendapat akses layanan penyuluh agama yang kompeten di bidangnya.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



