Solo, Bimas Islam --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar pembinaan pegawai bagi 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang Bimbingan Masyarakat Islam. Pembinaan yang dihelat di Hotel Sunan, Surakarta pada Rabu (19/8) itu menghadirkan Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) H. Fachrul Razi.
Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Musta'in Ahmad dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan integritas dan kinerja ASN di bidang Bimbingan Masyarakat Islam. "Kami berharap melalui kegiatan ini, akan terwujud peningkatan integritas dan kinerja ASN Bimas Islam, khususnya di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Menteri Agama kembali menekankan agar seluruh ASN Kementerian Agama bekerja dengan penuh integritas dan tanggung jawab. "Tidak boleh ada "hanky panky" di Kemenag. Ini komitmen. Kejujuran dan integritas adalah nilai utama. Setiap orang mendapat promosi karena memang berkinerja bagus. Bukan karena kenal saya, Wamen, atau Dirjen, tapi karena secara kapasitas yang bersangkutan memang berkualitas!" tegasnya.
Kegiatan pembinaan tersebut digelar satu rangkaian dengan penyerahan sertipikat tanah seluas 2,8 hektar di Surakarta yang menjadi lokasi pembangunan Grand Mosque Mohammad bin Zayed, yang merupakan program kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Uni Emirat Arab.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Muhamad Fuad Nasar, Kepala Biro Keuangan Ali Irfan, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Provinsi Jateng, para Kepala KUA, Penyuluh, pimpinan pondok pesantren, dan para tokoh agama.
(Sk-ifm)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



