Dalam kesempatan itu, Kamaruddin meminta pengurus dan anggota MDK sebagai mitra strategis pemerintah untuk berperan aktif meningkatkan kualitas hidup beragama, berbangsa, dan bernegara di tengah masyarakat.
Menurut Kamaruddin, MDK menjadi pilar dan ujung tombak dalam memberi pemahaman keagamaan yang moderat terhadap umat. Kehadiran MDK mesti mampu mengambil peran untuk mengisi media sosial dengan konten dakwah yang mencerahkan.
“Majelis Dai Kebangsaan diharapkan bisa membentengi umat agar tidak terbujuk oleh konten dakwah di media sosial yang disampaikan bukan oleh ahlinya,” tegas Kamaruddin.
Dirjen juga berharap, tokoh agama dapat berkontribusi penuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk memberi pemahaman kepada masyarakat agar menciptakan suasana yang kondusif di tahun politik.
“Tokoh agama mesti berperan aktif memberi edukasi dan pencerahan kepada umat untuk senantiasa menjaga suasana yang kondusif, sehingga tujuan bangsa ini melaksanakan pemilu damai tercapai. Isu-isu publik jika disampaikan oleh tokoh agama akan lebih cepat sampai kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir, Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan Koimuddin melaporkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan MDK dalam membangun kerukunan umat di Sumsel. (idrus)
Wcp/Mr



