Pengukuhan tersebut berlangsung dalam kegiatan Serap Aspirasi Lembaga Keagamaan dalam Memperteguh Peran Strategis Kelompok Kerja Majelis Taklim dan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) bertajuk ‘Meneguhkan Semangat Moderasi Beragama Mengangkat Martabat Manusia.
Dalam kesempatan itu, Dirjen mengatakan, majelis taklim berperan sentral dalam meningkatkan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.
“Peningkatan literasi keagamaan sebagian besar bersumber dari kiprah majelis taklim. Mereka aktif memberi pencerahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dirjen juga mendorong majelis taklim agar dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan penyuluh agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.
“Dua entitas ini (penyuluh agama dan majelis taklim) sangat sentral perannya di masyarakat. Ke depan, harus ada program yang strategis dan mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” pintanya.
Kementerian Agama, imbuhnya, akan terus membersamai kiprah majelis taklim dan penyuluh agama dalam penguatan Moderasi Beragama.
“Kita punya komitmen kuat untuk membela negara dan terus membangun semangat gerakan penguatan Moderasi Beragama,” pungkas Dirjen.
Wcp/Mr



