Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan rencana Kemenag menghadirkan naskah Khutbah Jumat adalah untuk menghadirkan ceramah yang aktual. Sebab, dikatakannya, saat ini cukup banyak materi khutbah Jumat yang beredar di masyarakat sudah kehilangan kesesuaian dengan tantangan jaman.
“Saat ini di masyarakat banyak naskah (khutbah jumat) yang bagus, namun sudah dibaca berulang-ulang sejak 10 tahun lalu,” katanya saat memberikan materi FGD Penyusunan Naskah Khutbah Jumat di Swiss Belhotel Internasional, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/12).
Dikatakannya, momentum Salat Jumat yang dihadiri ratusan jamaah di setiap masjid seharusnya dimanfaatkan untuk menghadirkan khutbah yang aktual. Khutbah Jumat, imbuhnya, harus memberi pencerahan kepada masyarakat.
“Oleh karena itu Kemenag hadir untuk berkontribusi dengan melibatkan peran ulama, akademisi, tokoh masyarakat, dan sebagainya guna menyiapkan naskah khutbah berkualitas,” ujarnya.
Dirjen menambahkan, rencana menyusun naskah berkualitas merupakan sebuah tantangan, supaya para khatib dapat menggunakan materi khutbah keluaran Kemenag tersebut sebagai alternatif.
“Kalau sudah berlaku Januari 2021, Tim Kemenag akan menyiapkan 5-7 naskah setiap Jumat dengan pelbagai tema kekinian. Seperti, masalah sosial, politik keagamaan, Islam Universal, iptek, globalisasi, Islam Wasathiyah dan moderasi beragama. Intinya dakwahnya teduh dan menguatkan akidah Umat Islam,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



