Amir menegaskan, Kemenag saat ini tengah membangun 34 Kampung Moderasi Beragama rintisan (prototipe) di seluruh provinsi. Nantinya, prototipe ini menjadi rujukan bagi masing-masing daerah untuk membangun KMB dengan kearifan lokal masing-masing.
Ia mengungkapkan, IPARI sebagai mitra strategis Kemenag memiliki perwakilan di masing-masing daerah, yang dapat berkoordinasi dengan Kementerian Pedesaan (Kemendes), Kementerian Dalam Negeri, dan lainnya. Amir mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan tujuh hingga delapan lembaga terkait untuk menjadi mitra membangun KMB.
Amir menegaskan, hal yang paling penting dilakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kelompok kerja (Pokja) KMB. Pokja yang juga terdiri dari pengurus wilayah IPARI, menurutnya, berperan penting.
Ia mencontohkan, Kemenag pusat sudah berkomunikasi dengan Kemendes terkait penggunaan dana desa yang dapat digunakan untuk prototipe KMB. Pokja didorong dapat berkomunikasi dengan pemerintah daerah dalam merealisasikan hal tersebut.
"Rekomendasi tambahan titik KMB sampai ke 34 prototipe ini menjadi tanggung jawab IPARI seluruhnya, ini sudah kita layangkan ke teman-teman di provinsi dan akan disosialisasikan ke kabupaten/kota. Nanti kabupaten/kota akan disposisi ke pengurus daerah masing-masing, tentunya dengan Pokja yang sudah terbentuk di wilayah tersebut, karena pokja KMB di kecamatan adalah kepala KUA sebagai ketuanya, di bawahnya ada anggota sebagai penyuluh agama," tutur Amir.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



