Waryono mengatakan, kontribusi zakat dalam penanggulangan kemiskinan ekonomi, moral, dan pendidikan, sudah menjadi hal yang seringkali ditanyakan oleh Bappenas dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Bappenas dan Kemenkeu bertanya, kontribusi zakat kepada negara berapa persen dalam penanggulangan kemiskinan? Ini harus dijawab dan menjadi konsen,” ujar Waryono.
Waryono meminta LAZ dapat bekerja bersama untuk penanggulangan kemiskinan dan mengatasi rendahnya tingkat pendidikan di pedesaan atau pinggiran kota. Sehingga, kinerja LAZ dalam menyelesaikan tantangan di masyarakat tidak saling tumpang tindih.
Ia juga mengingatkan pembuatan data distribusi zakat di masing-masing LAZ. Dengan banyaknya distribusi zakat dan populasi LAZ, diharapkan masyarakat yang berada di garis kemiskinan bisa berkurang.
“LAZ harus bisa mendorong mustahik untuk keluar dari zona kemiskinan. Oleh karena itu, mustahik harus bisa keluar dari zona nyaman kemiskinan atau mengandalkan pendapatannya dari meminta-minta,” ucap Waryono.
Waryono juga mengungkapkan, rendahnya literasi zakat juga masih menjadi salah satu tantangan. Ia meminta LAZ untuk mengatasi persoalan tersebut. "LAZ harus bekerjasama dengan masjid dan majelis taklim agar dalam upaya peningkatan literasi zakat. Masih banyak masyarakat kota yang kebingungan dalam penyaluran zakat,” tutur Waryono.
Kasubdit Inovasi, Edukasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin menambahkan, Kemenag sendiri sudah memiliki sejumlah program yang menunjang perekonomian dan pendidikan masyarakat. Program tersebut di antaranya adalah KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Kampung Zakat, dan Inkubasi Wakaf Produktif.
Kegiatan silaturahmi LAZ ini diikuti jajaran pegawai Kantor Wilayah Jawa Timur, dan perwakilan 58 LAZ se-Provinsi Jawa Timur.
Fn/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



