Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Ahmad Zayadi mengatakan, setiap tahun Indonesia mengirimkan delegasi untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional.
“Tiap tahun, kami mengirimkan delegasi Indonesia pada ajang MTQ Internasional. Delegasi tersebut selalu menyabet gelar juara, termasuk yang diutus pada ajang MTQ Internasional di Malaysia dan Arab Saudi pada Agustus lalu,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/9/2023).
Menurut Zayadi, ajang MTQ Internasional menjadi momentum untuk memperkenalkan Islam di Indonesia.
“MTQ Internasional menjadi momentum untuk memperkenalkan Islam di Indonesia yang sarat dengan keragaman tetapi saling menghormati dan menghargai,” paparnya.
Ia menyebut, keragaman itu yang menjadikan Muslim Indonesia memiliki corak keberagamaan yang moderat atau wasathiyah.
Zayadi menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mempersiapkan calon peserta yang akan bersaing pada ajang MTQ Internasional mendatang.
“Kami (Kemenag) berkomitmen untuk terus mempersiapkan calon-calon peserta secara maksimal agar mampu bersaing pada ajang MTQ Internasional berikutnya,” imbuhnya.
Sebagai informasi, ajang MTQ Internasional yang dihelat di Arab Saudi itu bertajuk ‘King Abdulaziz International Competition for Memorizing Reciting and Explanation the Holy Quran in its 43rd session’ dan mengundang 166 peserta yang terdiri dari qari dan hafiz Qur’an dari 117 negara.
An/Wcp



