Ambon, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar kegiatan Penguatan SDM Kelompok Kerja Kampung Moderasi Beragama (Pokja KMB) Lintas Kementerian dan Lembaga di Kampung Wayame, Ambon, Kamis (16/5/2024). Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM Pokja Kampung Moderasi Beragama yang terdiri dari penyuluh lintas agama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Wayame.
Pj Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menilai, kampung moderasi beragama memiliki nilai penting bagi keberagaman masyarakat di Kota Ambon. Kota Ambon, menurutnya, memiliki keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan golongan, yang dapat dimanfaatkan sebagai kekuatan membangun kota jika dapat dikelola dengan baik.
Ia mengapresiasi langkah yang dilakukan Kemenag dalam menjaga keeratan hubungan masyarakat yang beragam melalui Kampung Moderasi Beragama. Ia juga mengatakan, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk berupaya memperkuat moderasi beragama di Kota Ambon.
“Pemerintah pusat telah membuat kebijakan, dan memberikan panduan kepada pemerintah daerah untuk mengupayakan penguatan moderasi beragama di berbagai wilayah di negara Indonesia,” ujar Bodewin.
Bodewin mengungkapkan, moderasi beragama menjadi jalan tengah bagi umat beragama dapat hidup beragama dengan damai. Ia berharap, melalui moderasi beragama, konflik berdimensi agama yang pernah terjadi di Kota Ambon tidak terulang lagi.
“Kota Ambon pernah mengalami sebuah peristiwa kelam. Bukan maksud saya untuk mengingatnya, tetapi untuk menjadi dasar pijak kita untuk bagaimana mengupayakan moderasi beragama ini hidup, tumbuh, dan berkembang di Kota Ambon. Apalagi desa-desa, kelurahan, dan negeri yang yang penduduknya heterogen dan majemuk. Saya rasa ini menjadi konsep yang tepat,” ungkap Bodewin.
Terpisah, Kasubbag Tata Usaha mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenag Maluku, M. Rusydi Latuconsina mengatakan, Penguatan Pokja KMB merupakan realisasi yang dilakukan Ditjen Bimas Islam untuk menguatkan harmoni dan toleransi umat beragama di Indonesia. “Kegiatan Penguatan Pokja KMB ini adalah realisasi dari program Bimas Islam Kemenag dalam penguatan harmoni dan toleransi umat beragama pasca peristiwa polarisasi agama di Indonesia beberapa tahun akhir, yang berpotensi mengancam nilai-nilai kerukunan dan keberagaman yang sudah tertanam di Indonesia,” ujar Rusydi.
Rusydi menambahkan, Kampung Moderasi Beragama adalah upaya Kemenag dalam membangun harmoni dalam keberagaman melalui ekosistem moderasi beragama. Hal tersebut juga diterapkan dalam layanan keagamaan yang otoritatif sekaligus menyuguhkan politik kebangsaan Indonesia Emas 2045.
Acara Penguatan SDM Pokja KMB Lintas kementerian dan lembaga di Kampung Wayame, Ambon itu dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Amich Alhumami; Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Bappenas, Didik Darmanto; Deputi 5 Kantor Staf Presiden, Rumadi Ahmad; Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Amirullah; Kepala Kantor Kemenag Ambon, Fachrurrazy Hassannussi; pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku; tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Wayame.
Fn/Mr



