Badung, Bimas Islam -- Kementerian Agama akan lebih masif menggelar program Bimbingan Perkawinan. Hal itu disampaikan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Program Bina Keluarga Sakinah, Selasa (17/10/23) di Badung, Provinsi Bali.
"Program (Bimwin) ini sangat penting bagi masyarakat, karena merupakan akar dari ikhtiar untuk membentuk keluarga sakinah. Maka, program Bimwin harus lebih masif," ujarnya.
Menurut Zainal, Bimwin merupakan upaya pemberian bekal kepada calon pengantin untuk memahami dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan pernikahan, sehingga mampu menjadi keluarga yang sakinah.
"Bimbingan perkawinan memberi keterampilan kepada calon pengantin untuk berkomunikasi dan menyelesaikan konflik secara sehat," tuturnya.
Keluarga sakinah, menurutnya, merupakan kekuatan dari masyarakat beradab. "Keluarga sakinah adalah kekuatan yang mendasar dari masyarakat yang beradab," ungkapnya.
Keluarga sakinah menjadi syarat hukum mutlak terbangunnya peradaban, karena keluarga merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Tak hanya itu, Zainal menegaskan, keluarga sakinah juga merupakan bentuk kontribusi umat Muslim bagi bangsa, bahkan dunia.
"Jika keluarga sakinah kita jaga, itu menjadi kontribusi penting masyarakat Muslim bagi Indonesia dan dunia," ujarnya.
Msk/Mr



