Jakarta, Bimas Islam-- Kementerian Agama (Kemenag) tengah merancang buku Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia. Buku tersebut merupakan hasil penulisan tim Subdirektorat Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam.
Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia tersebut ditulis sejak Mei 2024, dan tengah dalam proses reviu. Terdapat tiga volume dalam buku tersebut, Volume I membahas Masjid Bersejarah, Volume II mengulas Masjid Masa Kini, dan Volume III mencakup Berbagai Wujud Arsitektur Islam.
"Kami tengah mereviu draf buku yang ditulis oleh tim. Penulisan buku ini dimulai sejak Mei 2024 lalu," ujar Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Kemenag, Wida Sukmawati, membuka kegiatan Review Draft Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Wida mengatakan, reviu
draf buku tersebut melibatkan tim internal dan eksternal Kemenag. Tim internal terdiri dari Subdit Kemasjidan dan Subdit Kepustakaan, sementara tim eksternal merupakan perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Muhammad Murtadlo, dan jurnalis senior, Susi Ivvaty.
Wida menyebut, pihaknya tengah berfokus pada dokumentasi catatan-catatan akademik terkait seni kebudayaan dan siaran keagamaan Islam, termasuk arsitektur. Hal itu dilakukan untuk menjaga dan melestarikan seni budaya Islam di Indonesia.
"Sebelumnya, kita mendokumentasikan catatan-catatan akademik terkait seni budaya dan siaran keagamaan dalam buku Ensiklopedia Seni Budaya Islam di Nusantara. Saat ini, kita juga telah menyusun draf buku Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia," jelasnya.
Wida berharap, buku Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia tersebut dapat dilaunching pada gelaran MTQ Nasional di Kalimantan Timur mendatang.
Sementara itu, Koordinator Tim Penulis Draf Buku Ensiklopedia Arsitektur Islam Indonesia, Revianto Budi Santoso menjelaskan, buku tersebut memuat kumpulan arsitektur Islam dari barat hingga ke timur Nusantara.
"Kita mengumpulkan arsitektur Islam Indonesia, terutama dalam bentuk masjid, dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur yang akan menjadi bagian integral dalam draf buku tersebut," paparnya.
Selain arsitektur masjid, imbuhnya, ensiklopedia tersebut juga memuat arsitektur Islam lainnya seperti rumah, istana, dan bangunan makam.
Ba/Mr



