Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono meresmikan Inkubasi Wakaf Produktif berupa penyediaan pelaminan pernikahan dan paket usaha. Prosesi peresmian itu digelar di Masjid Al-Amanah Nurani Bangsa Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (30/8/2023).
Waryono menyebut, peran masjid mesti mampu memberi kesejahteraan bagi jemaah di sekitarnya.
“Selain tempat beribadah, masjid juga mesti mampu memberi kesejahteraan bagi jemaah. Aset wakaf ini diperuntukkan agar mampu membantu pembiayaan masjid serta mengembangkan ekonomi umat,” ujarnya.
Selain pemberdayaan aset wakaf, imbuh Waryono, diharapkan bantuan tersebut dapat menciptakan ketahanan keluarga Indonesia. “Semoga bisa dimanfaatkan serta dimaksimalkan agar mampu menciptakan ketahanan keluarga Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Yunus Hasyim menyampaikan, pihaknya telah melakukan percepatan sertifikasi tanah wakaf. Ia mengaku, telah menjalin kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk percepatan sertifikasi tanah wakaf di daerahnya.
“Kanwil Kemenag DKI telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan BPN Provinsi DKI Jakarta tentang percepatan sertifikasi tanah wakaf. Dari 7.665 tanah wakaf di DKI, sekitar 50 persen telah bersertifikat, termasuk Masjid Al-Amanah Nurani Bangsa,” paparnya.
Kepala Kantor Kemenag Jakarta Utara, Komaruddin turut menambahkan, papan nama tanah wakaf di daerah juga perlu tersedia agar mampu memperkuat status keberadaannya. “Ini penting dilakukan untuk memberi kepastian lokasi dan batasan,” imbuhnya.
Diketahui, acara peresmian tersebut dihadiri Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kemenag, Camat Tanjung Priok, Kanit Humas Polsek Tanjung Priok, Lurah Warakas, Kepala KUA se-Jakarta Utara, Ketua RW/RT se-Warakas, Ketua FKDM, dan PKK kelurahan.
Ba/Wcp



