Waryono secara tegas mendukung peran LAZ, termasuk Yayasan Pusat Peradaban Islam dalam memperkuat peradaban umat Islam, khususnya di Indonesia. Dana zakat dan wakaf yang dikelola dengan baik diharapkan dapat mendorong kemajuan peradaban, dengan fokus perlindungan ekonomi bagi mereka yang membutuhkan.
"Memperkuat peradaban dengan dana zakat dan wakaf adalah cita-cita kita bersama. Di sinilah peran lembaga zakat, bagaimana melindungi manusia-manusia yang lemah, dari anak sampai orang tua secara ekonomi," ujarnya.
Waryono juga menyoroti tantangan dalam memajukan peradaban yang dapat diatasi melalui pengelolaan zakat yang baik. Ia mendorong semua stakeholder zakat, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) dan LAZ, untuk mempersiapkan peluang pendidikan dan lapangan usaha yang menjanjikan bagi masyarakat.
"Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR). Masih banyak masyarakat Islam yang belum banyak memiliki pengetahuan, pendidikan masih rendah, pekerjaan belum menjanjikan, dan seterusnya. Kualitas manusia ini perlu ditingkatkan, terlebih seperti yang disebutkan Al-Qur’an. Peran itu bisa diambil BAZNAZ dan LAZ," paparnya.
Dalam SK Nomor 877 tahun 2023 yang diterbitkan pada 20 September 2023 itu, Yayasan Pusat Peradaban Islam diamanahkan untuk mendukung BAZNAS dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan sesuai syariah dan ketentuan undang-undang. SK tersebut berlaku selama lima tahun dengan kemungkinan perpanjangan sesuai hukum.
Ba/Mr
Baca Selanjutnya
Lihat semuaSekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Tarik 2.568 Pengunjung, Milfest Kemenag 2026 Catat Perputaran Ekonomi Hingga Rp234 Juta
Bogor, Bimas Islam — Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) Kementerian Agama 2026 mencatat capaian positif selama empat hari penyelenggaraan di Unit…
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Menag: Bukan Umat yang Memberdayakan Masjid, tetapi Masjid yang Memberdayakan Umat
Surabaya, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat ibadah.…



